<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://senayan.diknas.go.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods ID="137" version="3.3">
<titleInfo>
<title>TEENLIT:</title>
<subTitle>JANGAN DIKLIK#3: SURAT UNTUK HERA</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lexie Xu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Erlin Cahyadi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Gramedia Pustaka Utama</publisher>
<dateIssued>2021</dateIssued>
<issuance>continuing</issuance>
<frequency>Weekly</frequency>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>296 hlm.; 20 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Ketika menyaksikan Safira bunuh diri tepat di hadapannya, Hera terpaku, sementara semua orang di sekitar mereka berusaha menyelamatkan sepupunya itu. Di benak Hera terus terngiang ucapan Safira sebelum melompat dari jembatan ke sungai yang mengalir deras. Safira bilang semua ini salah Hera&mdash;Safira bunuh diri karena Hera.

Hera memutuskan pindah sekolah ke kota yang berbeda untuk
melupakan kematian Safira. Awalnya usahanya membuahkan hasil, tetapi sejak SMS aneh masuk ke ponselnya dan otomatis menginstall sebuah aplikasi bernama JanganDiklik!, arwah Safira mendadak mulai menghantuinya&mdash;dan terus-menerus berusaha membunuhnya.

Setelah berulang kali gagal membunuh Hera, arwah Safira mulai mengincar orang-orang di sekitar Hera, termasuk Max, si berandalan sekolah yang merupakan satu-satunya orang yang membela Hera ketika teman-teman yang lain menyalahkan Hera atas semua kejadian aneh yang diperbuat Safira. Hera tidak ingin Max terluka gara-gara dirinya. Masalahnya, dia juga tidak tahu bagaimana mengembalikan arwah Safira ke tempat seharusnya&hellip;</note>
<subject authority=""><topic>fiksi</topic></subject>
<classification>899.2213</classification><identifier type="isbn">9786020647487</identifier><recordInfo>
<recordIdentifier>137</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-12-25 16:42:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-12-25 16:42:13</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>