SINTAKSIS BAHASA INDONESIA: PELESAPAN SUBJEK

Collection Location Perpustakaan Universitas Nusantara PGRI Kediri
Edition
Call Number 415 DEN s
ISBN/ISSN 9786020631110
Author(s) Prof. Dr. Dendy Sogono, P. U
Subject(s) Bahasa
Bahasa Indonesia
Classification 415
Series Title
GMD Text
Language Indonesia
Publisher Gramedia Pustaka Utama
Publishing Year 2019
Publishing Place Jakarta
Collation 276 hlm.; 21 cm
Abstract/Notes Ada sebagian orang yang beranggapan bahwa gejala ketidakhadiran subjek dalam klausa atau kalimat bahasa Indonesia merupakan penyimpangan kaidah atau kesalahan berbahasa. Apakah memang demikian? Atau, sebetulnya gejala itu teratur dan bersistem. Buku ini membahas keteraturan pelesapan subjek dan merumuskan kaidah-kaidahnya; kapan pelesapan dapat dilakukan, harus dilakukan, dan tidak dilakukan, baik dalam hubungan antarklausa dalam kalimat maupun dalam hubungan antarkalimat dalam paragraf.

Berkenaan dengan itu buku ini, mengungkap tipe-tipe klausa ataupun kalimat tempat pelesapan subjek terjadi, merumuskan kaidah-kaidah pelesapan subjek, baik pelesapan subjek yang bersifat anaforis maupun pelesapan subjek yang bersifat kataforis, serta mengungkap kendala-kendalanya, mengungkap konstituen pengendali pelesapan subjek, merumuskan dasar pemilihan strategi pelesapan subjek, pemakaian pronomina, dan penyebutan ulang FN dalam upaya perwujudan kohesi. Kata atau frasa yang berulang dalam sebuah kalimat terkadang dapat mengakibatkan kemubaziran.

Salah satu cara yang dapat diterapkan untuk menghindari repetisi satuan lingual dalam kalimat adalah dengan memanfaatkan pelesapan. Pelesapan digolongkan ke dalam dua jenis, yaitu delesi dan elipsis. Delesi merupakan pelesapan satuan lingual yang maknanya dapat dipahami secara kontekstual dan situasional. Contoh delesi yang paling mudah adalah Kiri, Bang! Konstruksi tersebut merupakan pelesapan dari Menepi ke kiri, Bang! atau Berhenti di kiri, Bang! Pelesapan ini lebih sering dikaji dalam bidang pragmatika. Sementara itu, menurut Kridalaksana, elipsis adalah peniadaan kata atau satu lain yang wujud asalnya dapat diramalkan dari konteks bahasa atau konteks luar bahasa.
Specific Detail Info
Image
  Back To Previous